Showing posts with label Artikel Penulis. Show all posts
Showing posts with label Artikel Penulis. Show all posts

Dua hari yang lalu, seorang sahabat memintaku untuk menganalisis sebuah kasus, yaitu seseorang yang tidak dapat pekerjaan, kemudian ia mulai marah-marah dan menyalahkan orang lain dan lingkungan sekitarnya akan kegagalannya tersebut. Sahabatku ini memintaku untuk mengkajinya dari sisi filsafat. Jujur, aku tak tau bagaimana mengkaji sesuatu itu dari sisi filsafat karena aku tidak pernah kuliah filsafat.

Seiring berjalannya waktu, kasus beliau itu mengingatkan ku akan sebuah kisah seorang pengusaha sukses dan motivator handal Indonesia “Andrie Wongso”. Secara akademis, beliau mungkin kita sebut “gagal”, karena dia tidak pernah mengecap dunia perguruan tinggi, bahkan SD saja tidak tamat.


Berbagai usaha telah dilakukannya mulai dari sebagai pedagang keliling, salesman, bahkan artis film laga di Taiwan. Hambatan demi hambatan yang dilaluinya tak membuat dia merasa gagal, karena dia selalu berkeyakinan bahwa walaupun dia belum memperoleh keberhasilan dalam kebebasan finansial, namun dirinya sukses secara mental dalam memperjuangkan impian menjadi kenyataan. Keyakinan akan sebuah kesuksesan, kemampuan personalnya yang mudah bergaul dan kreatifitaslah yang dikemudian hari membawa kesuksesan pada Andrie.
Kesuksesannya berawal dari kegemarannya menuangkan tulisannya dalam bentuk kata-kata mutiara di buku hariannya. Saat salah seorang teman kos mencontek kata-kata yang dibuatnya, dari situlah muncul ide membuat kartu ucapan kata-kata mutiara, dengan tujuan selain untuk memotivasi diri sendiri, juga untuk membantu memotivasi orang lain melalui kartu ucapan. Dibantu oleh kekasih yang saat ini telah menjadi istrinya, Andrie memulai bisnis membuat kartu dengan merk HARVEST, yang di kemudian hari, usaha ini mengukuhkan Andrie sebagai raja kartu ucapan.


Dari kisah tersebut dapat kita simpulkan bahwa kesuksesan atau keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh latar belakang pendidikan yang mereka miliki, tapi tanpa dengan adanya keseimbangan antara EQ (Emotional Quotient/aspek emosi), SQ (Spiritual Quotient/aspek religius) dan kelebihan IQ (intelectual quotient/aspek kecerdasan) tidak akan membawa hasil yang maksimal dalam kehidupan dan untuk mencapai sebuah keberhasilan serta kesuksesan.
Orang dengan IQ tinggi CERDAS menganalisa masalah teknis, EQ tinggi ditandai dengan kemampuan mengelola non-teknis, dan SQ tinggi ditandai dengan menyeimbangkan kebutuhan DUNIA-AKHIRAT. Jika salah satu diunggulkan, maka potensi yang lainnya akan dinomor duakan dan akibatnya, ketika ketiga faktor tersebut tidak memperoleh muatan perhatian yang sama. Hal ini dapat menyebabkan timbulnya berbagai macam masalah serius, seperti jika lebih menonjolkan IQ dibandingkan yang lainnya, maka ia akan kehilangan kearifannya, contoh seperti Hitler. Jika lebih menonjolkan SQ dibandingkan yang lainnya, maka ia menjadi fanatik, ekstrim, seperti halnya banyak kejadian Jihad bom bunuh diri yang marak terjadi beberapa tahun belakangan ini. Dan jika lebih menonjolkan EQ dibandingkan yang lainnya, maka ia pandai merayu, menipu, dan lain sebagainya.


Pendapat di atas juga diperkuat oleh Ary Ginanjar dalam buku ESQ-nya, bahwa banyak orang yang menyangka makna kehidupan bisa diraih melalui materi, namun sebenarnya, makna yang paling penting dan bernilai, justru terletak pada aspek spiritualnya, dimana dalam pencapaiaannya, IQ,EQ,dan ESQ harus mempunyai keseimbangan. Intinya jika manusia mengenal dirinya sendiri secara spiritual maka ia akan juga mengenal Tuhannya. Pada saat itulah terjadi perubahan energi spiritual dan juga perubahan cara pandang dan cara berfikir kita sebagai manusia. Hal ini akan mempengaruhi keselarasan hidup manusia dalam kehidupan sehari-hari dalam mencapai sebuah keberhasilan. Jadi seseorang yang mempunyai kelebihan dalan IQ dan EQ tidak selalu berhasil dalam hidupnya tanpa diimbangi oleh SQ tersebut dan tidak menutup kemungkinan bahwa orang yang berpendidikan tinggi tidak selalu berhasil dalam kehidupan sosial dan dunia kerjanya.


Di Era global, kita dituntut untuk memiliki mindset global yaitu memiliki kerangka berpikir global yang mampu mengantisipasi tuntutan global. SDM yang mempunyai Minset global tersebut mampu mengintegrasikan fungsi lima kecerdasan (IQ, EQ,SQ, MQ dan AQ). Artinya, kita tidak hanya cerdas intelektual (IQ) saja, tetapi pula cerdas bertindak bijaksana(EQ), cerdas mematuhi nilai-nilai, norma dan peraturan yang berlaku(SQ), memiliki tanggung jawab moral (MQ) dan cerdas untuk selalu bangkit dan berjuang keras dalam mencapai tujuan (AQ). Kemampuan mengintegrasikan lima kecerdasan tersebut akan membentuk pribadi yang dewasa mental (maturity personality).

Analisa Tokoh: tidak dapat menerima kenyataan akan kegagalannya dan melampiaskannya dengan cara menyalahkan orang lain/lingkungan.


Sistem pendidikan, sudah lama merupakan faktor yang disebut-sebut sebagai penyebab utama dari timbulnya perkembangan karakter diri yang tidak utuh. Sudah betulkah pernyataan ini? Selanjutnya jika dilihat berdasar penelitian psikologi, dua faktor utama penyumbang terjadinya problematika bisa berasal dari nurture (lingkungan) dan nature (faktor bawaan). Sebagaimana kita tahu, dalam hidup di dunia kita tidak pernah sendirian. Kita selalu dimungkinkan bahkan diharuskan berhubungan dengan orang lain, dimana kemudian, segala peristiwa, baik yang menggembirakan maupun menyulitkan bisa saja terjadi. Berbagai macam kejadian, mempengaruhi diri kita, dari sejak kita tumbuh besar, maupun sampai saat ini.
Secara general, kegagalan dan pembawaan yang pemarah yang diperlihatkan oleh tokoh tersebut terjadi akibat terjadinya kesenjangan salah satu dari ketiga potensi di atas, terutama dalam aspek EQ. Disamping sistem pendidikan formal kita yang saat ini sangat menekankan akan keberhasilan peserta didik dari segi aspek IQ, faktor pendidikan keluarga juga sangat berpengaruh terhadap problem solving seorang insan dikemudian harinya. Berikut adalah sebuah kutipan dari karya Dorothy yang sangat saya suka dan mungkin perlu kita cermati;


Anak-anak belajar dari pengalaman
Jika seorang anak hidup dalam kritikan,
Maka ia belajar untuk mencari kesalahan orang lain.
Jika seorang anak hidup dalam pujian, maka ia belajar menghargai.
Jika seorang anak hidup dalam kekerasan, maka ia belajar untuk jadi jagoan berkelahi.
Jika seorang anak hidup dalam sikap toleransi, maka ia bersikap sabar.
Jika seorang anak hidup dalam ejekan, maka ia belajar menjadi pemalu.
Jika seorang anak hidup dengan sikap menerima, maka ia belajar menyukai diri sendiri.
Jika seorang anak hidup dalam keadilan, maka ia belajar obyektif.
Jika seorang anak hidup dengan perasaan diterima dan bersahabat,
Maka ia belajar untuk memberikan cintanya pada dunia



Di dalam hidup ini, suatu yang sangat umum dan wajar terjadi, bila pada suatu saat, hati kita bisa terluka oleh perkataan atau perbuatan orang lain. Bukan suatu yang mustahil terjadi, pada suatu saat, lingkungan memberikan kepada kita seperangkat pandangan hidup yang berisikan hal-hal yang kurang positif. Semakin kuat konsep diri-prioritas-paradigma keliru tertanam, maka filter kita dalam memandang segala permasalahan, akan semakin jauh dari kebenaran. Akibatnya, bukan saja dalam hidup kita tak mampu melangkah ringan, tetapi yang lebih parah lagi, kita tidak pernah menyadari, bahwa diri kita mempunyai begitu banyak potensi yang terpendam!



DAFTAR BACAAN
Agustian, Ary Ginanjar. 2006. Rahasia sukses membangkitkan ESQ power : sebuah inner journey melalui al-Ihsan. Jakarta;ARGA
Mangkunegara, A.A.Anwar Prabu. Tth. Aspek-Aspek Psikologi Dalam Sukses Karier. Makalah
http://id.wikipedia.org/wiki/Andrie_Wongso
Readmore »»

Wajah yang rupawan dan pemikiran yang membosankan = membosankan.
Tubuh indah diiringi pemikiran yang membosankan = membosankan.

Apakah anda adalah orang yang membosankan apakah anda bisa melihat bahwa orang lain membosankan? Tentunya ini merupakan pertanyaan yang cukup sulit untuk dijawab, karena kecenderungan kita selalu bergaul dengan orang yang setipe, sehingga terkadang kita tidak merasa kalau cara kita berkomunikasi tidak begitu menarik orang kalangan lainnya. Pernahkah anda bercerita dengan salah seorang teman yang notabene sangat pintar, tapi saat ia berbicara anda merasa bahwa anda dihadapkan pada setumpuk buku yang harus anda baca agar mengerti apa yang dibicarakannya
Huh…. Please deh….

Jago berbicara dalam bidang yang kita geluti tentunya merupakan suatu hal yang wajar, karena itulah yang tiap hari kita hadapi, tapi untuk bidang yang tidak kita ketahui….? Sejujurnya saya juga tidak tau apakah saya adalah orang yang menarik dalam berbicara atau tidak. Namun, ketika melakukan latihan-latihan yang disarankan dalam “How to be More Interesting” karangan Edward de Bono, saya bisa meraba-raba, kira2 saya adalah tipe pembicara yang seperti apa.
Latihan dalam buku ini tidak hanya mengetahui kemampuan kita, tetapi juga melatih kemampuan kita untuk menjadi pembicara menarik.

Untuk sama-sama merasakan manfaatnya, saya mengajak anda untuk melakukan beberapa latihan-latihan yang disediakan (total latihan 70 tapi yang saya tampilkan mungkin cuma bebberapa).
Melalui latihan ini anda diminta untuk menuliskan apa saja yang anda ingat, terlepas dari bermutu atau tidaknya apa yang anda tulis… tulis… dan tulis aja.

Pada latihan pertama, saya bingung untuk menulis apa sekitar 1/2 menit karena saking sederhananya kata kuncinya, tapi saya terkejut melihat hasil tulisan itu. Saya tak pernah bayangkan kalau saya punya pemikiran yang sedemikian rupa mengenai topik yang diberikan.


Readmore »»
Meningkatkan SEO: Latihan 2. “Bunga itu merah”
Latihan ini serupa dengan latihan sebelumnya. Anda boleh membayangkan bunga tertentu atau malah general. Tulis semua pemikiran anda di ats selembar kertas.
INGAT!

Jangan Klik Readmore di bawah sebelum anda mencoba latihan ini, karena tulisan berikut adalah apa yang menarik buat saya tentang bunga merah.

Tidak ada ben ar atau salah dalam tulisan anda. Yang ada hanya proses menuangkan dan membiasakan diri untuk mengekplorasikan apa yang tersimpan jauh...jauh... di ingatan kita....
Karena saya percaya, tidak ada orang yang membosankan. Yang ada hanyalah orang yang belum mampu mengolah taman bermain yang ada di otak kita masing-masing.
Setelah anda selesai menuliskan apa yang anda fikirkan, mari kita bandingkan pemikiran kita tentang bunga merah ini dengan men-klik readmore.



Bunga itu merah


Saat melihat ungkapan bunga merah, otakku langsung kepikiran mawar. Warna merahnya melambangkan keanggunan dan kesombongan. Dengan warna yang mencolok, ia menarik hati banyak wanita. Tapi hati-hati, ia berduri...jika tidak berhati-hati, anda akan tertusuk....

Yang berwarna mera tidak hanya bunga mawar. Ada suatu tumbuhan yang aku lupa namanya. Buah dan daunnya berwarna merah. Tumbuhan yang dikeringkan, jika direndam dengan air panas dapat digunakan sebagai minuman kesehatan.

Semasa SD (Sekolah Dasar) kita hanya mengenal klorofil sebagai zat warna atau sering disebut sebagai zat hijau daun. Akan tetapi zat warna pada tumbuhan bukan hanya klorofil. Ada yang orang kimia sebut sebagai karotenoid. Rumus kimia karotenoid itu lumayan bervariasi (aku sendiri juga ga hafal) , tergantung zat warna yang dihasilkannya. Karotenoid penghasil warna kuning memberi warna pada bonggol jagung, lemon, goldenrod dan bunga matahari. Karotenoid penghasil warna merah dapat kita lihat pada tomat, mawar, manggis dan wortel.

Tuhan menciptakan variasi warna ini untuk memikat jiwa manusia. Dan di sisi lain, keragaman dan perpaduan nan unik ini menciptakan nilai estetika nan tinggi dari pencipta nan agung.

mm.... apa lagi ya....?

Karena aku tidak terlalu suka bunga... jadi agak bingung nih....

Buat yang lagi kasmaran... bunga terkadang dijadikan perwujudan rasa kasih saying....

Bunga juga dapat menghilangkan kekakuan seperti halnya rumah yang tanpa bunga terkesan kaku dan gersang.

Tato mawar merah merupakan identitas suatu kelompok dipenjara, dimana tato ini merupakan tiket masuk ke dalam suatu kelompok tersebut sehingga mereka mendapat perlindungan di dalam penjara.
Merah juga memberikan kesan yang sadistis. Api, peperangan (darah) ahkan kemarahan sering diidentikkan dengan warna merah. Warna putih sering diidentikkan dengan kata suci. Tapi kenapa bayi yang baru lahir itu terlihat merah? Ada yang bisa menjawabnya..?



Silahkan tinggalkan komentar anda tentang tulisan saya. Jika ingin berbagi karya mengenai katak ini untuk ditampilkan di blog ini atau bertautan dengan blog anda, silahkan email ke worldtechpedia@gmail.com
Terima kasih. Mudah-mudahan bermanfaat. Mari ciptakan taman bermain dalam otak anda yang cerdas..!

Latihan 1
Latihan 3
Readmore »»
Meningkatkan SEO: Latihan 1. "Seekor katak"

Apa yang menarik dari seekor katak? Di atas selembar kertas, tulislah hal-hal yang berbeda dan menarik atau tidak tentang katak.

INGAT!

Jangan Klik Readmore di bawah sebelum anda mencoba latihan ini, karena tulisan berikut adalah apa yang menarik buat saya tentang seekor katak.

Tidak ada benar atau salah dalam tulisan anda. Yang ada hanya proses menuangkan dan membiasakan diri untuk mengekplorasikan apa yang tersimpan jauh...jauh... di ingatan kita....
Karena saya percaya, tidak ada orang yang membosankan. Yang ada hanyalah orang yang belum mampu mengolah taman bermain yang ada di otak kita masing-masing.
Setelah anda selesai menuliskan apa yang anda fikirkan, mari kita bandingkan pemikiran kita tentang sang katak ini.







Apa yang menarik dari seekor katak?


Katak adalah binatang yang hidup di dua alam. Dari sisi positifnya, secara general, kemampuannya hidup di alam yang berbeda itu memberikan sebuah pembelajaran kepada kita untuk dapat menyesuaikan diri dimanapun kita hidup. Namun, jika kita ingin lebih fokus lagi...saya fikir kita tidak ada bedanya dengan katak, karena kita, mau tidak mau, suka tidak suka, kita sudah dan akan hidup di dua alam. Dunia dan akhirat. Untuk dapat survive di kedua alam itu tentunya tidak gampang. Sebagai makhluk tak berakal, katak telah diberikan modal instan oleh Tuhan yang Maha Kuasa pada tubuhnya, sehingga ia mampu menyesuaikan diri, tapi untuk kita manusia.... Sepertinya.. kita harus belajar dulu bagiamana agar kita bisa survive, di kedua ala mini. Tidak ada yang instan untuk kita. Semuanya ada proses. Ada orang yang cepat melalui tahap demi tahap proses tersebut, ada yang lama....

Suka atau tidak suka sang katak, terkadang kemampuan amphibitas katak membuat saya berasumsi bahwa katak buruk rupa itu bermuka dua.

Kehidupannya cukup tidak beruntung jika kita tinjau dari sisi metamorfosisnya. Diawali dari berudu yang kecil, mungil dan lucu (mungkin karena itu saya sering menangkapnya waktu kecil) berubah menjadi menjadi katak yang buruk rupa. Padahal kita tau bahawa metamorphosis itu merupakan suatu proses menuju kesempurnaan.
Berbanding terbalik dengan metamorphosis kupu-kupu yang berasal dari ulat yang mungkin terkesan menjijikkan berubah menjadi seekor kupu-kupu nan indah. Sebuah perbandingan yang kontras. Namun saya rasa kita juga bisa menarik sebuah pembelajaran dari perbandingan ini, dimana perubahan tidak selamanya menuju perbaikan. Adakalanya malah penurunan kualitas.... Tergantung kepada kita bagaimana kita me-manage-nya...
Berbicara mengenai perubahan, pernikahan juga merupakan suatu metamorphosis (hari ini adalah H-2 pernikahan kakak saya). Tujuan dari metamorphosis pernikahan ini adalah membentuk dua pribadi yang berbeda menjadi satu kesatuan yang utuh yang kita sebut sebagai keluarga bahagia, atau lebih kerennya mungkin keluarga sakinah yang mawaddah n warahmah dan menghasilkan jundi-jundi yang berkualitas yang dapat memajukan bangsa ini...

Wah udah melenceng nih...
Tapi katak itu juga gak selama jelek nasibnya kok. Ingat gak, cerita kartun masa kecil.... Katak buruk rupa yang dicintai oleh seorang gadis... berubah menjadi pangeran tampan saat dicium sang gadis.... Not bad lah... walaupun mungkin satu diantara seribu kasus itu terjadi di negeri dongeng...

Waktu kecil, saya sering mendengarkan orchestra tenggorokan katak unik di belakang rumah sehabis hujan, apalagi jika dipadukan dengan suara jangkrik. Kadang kita merasa tergangu dengan kontes kejantanan itu, karena seperti yang kita tau, mereka bersuara begitu dalam rangka over acting untuk menarik sang betina karena mereka ga punya feromon penarik lawan jenis. Feromon ga ada, tampang pas-pasan, so...suaralah modal utama mereka untuk menarik lawan jenisnya.

Tapi jelek-jelek gitu (walau tidak diperbolehkan dalam Islam), daging katak bagus untuk obat. Datang aja ke toko obat Cina, mereka pasti punya katak hijau....

Ga tau adil atau tidak, fair atau tidak pandangan ini untuk sang katak, tapi setidaknya inilah yang terfikirkan tentang katak.

Silahkan tinggalkan komentar anda tentang tulisan saya. Jika ingin berbagi karya mengenai katak ini untuk ditampilkan di blog ini atau bertautan dengan blog anda, silahkan email ke worldtechpedia@gmail.com
Terima kasih. Mudah-mudahan bermanfaat. Mari ciptakan taman bermain dalam otak anda yang cerdas..!

Latihan 2
Latihan 3

Readmore »»
Fitri Amelia, M.Si*

Singgalang,2006

Perlunya Reformasi Pendistribusian Zakat

Zakat merupakan salah satu unsur pokok tegaknya syariat Islam. Ibaratkan membangun sebuah rumah, syahadat merupakan pondasinya, shalat adalah tiangnya, zakat adalah dindingnya, puasa adalah atapnya dan haji adalah tamannya (bagi yang mampu).






Membayar zakat merupakan perwujudan keimanan kepada Allah SWT, menghilangkan sifat kikir sekaligus membersihkan harta. Zakat juga berfungsi sebagai sumber dana bagi pembangunan baik sarana maupun prasarana seperti rumah ibadah, pendidikan, perbaikan perekonomian masyarakat, mengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan lain-lain. Dari sisi pembangunan kesejahteraan, zakat merupakan salah satu instrumen pemerataan pendapatan.

Saat ini, disinyalir bahwa tata cara pengambilan dan pendistribusian zakat di Sumbar __yang penduduknya mayoritas Islam__ belum optimal, sehingga manfaat zakat belum terasa oleh masyarakat. Pola pendistribusian zakat di Sumbar pada umumnya terfokus pada zakat konsumtif dan kegiatan keagamaan yang bersifat charity. Program yang dilakukan biasanya berkutat pada pembangunan masjid dan madrasah, penyantunan fakir miskin, anak yatim, dan bantuan untuk masyarakat korban bencana. Sedangkan program-program lain yang menjadi agenda umat Islam seperti peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan ekonomi umat, pemberdayaan perempuan, perkembangan seni dan budaya dan program-program lain tidak tersentuh.

Pengelolaan dengan metoda tersebut tidaklah salah, karena pada dasarnya pola pembagian zakat terbagi dua, yaitu penyaluran zakat untuk kelompok zakat konsumtif dan penyaluran zakat yang bersifat produktif. Pengelolaan zakat produktif merupakan penyaluran zakat kepada masyarakat miskin dengan tujuan membentuk masyarakat yang cerdas dan mandiri, dimana penyalurannya dapat berupa penyaluran bantuan modal kerja.

Namun sayangnya, pemberian zakat produktif ini tidak akan berhasil jika bantuan modal kerja diberikan tanpa diiringi proses perubahan mindset masyarakat penerima zakat. Saat ini, tidak jarang masyarakat di pedesaan mendapatkan bantuan modal kerja dari masyarakat rantau yang telah sukses baik dalam bentuk peralatan (seperti mesin jahit) maupun uang. Namun, terkadang pola fikir masyarakat yang malas atau mungkin tidak mempunyai strategis plan development sehingga bantuan yang telah diberikan tidak terasa manfaatnya.

Peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumbar dapat diselaraskan dengan pemberdayaan zakat produktif. Adanya lembaga pengelola zakat, infak derma, sedekah yang berorientasi menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran, pemberantasan kemiskinan serta peningkatan kualitas SDM merupakan jawabannya.

Tahapan Pendistribusian Zakat Produktif

Pendistribusian zakat yang produktif dapat dilakukan dengan berbagai cara. Mengingat kondisi daerah Sumbar yang tidak mempunyai banyak sumber daya alam bahan tambang yang menjadi sumber pendapatan daerah, maka peningkatkan kualitas ekonomi umat merupakan langkah pertama yang harus menjadi orientasi utama. Adapun langkah-langkah pendistribusian zakat produktif tersebut, berupa, pertama, pendataan yang akurat sehingga yang menerima benar-benar orang yang tepat. Kedua, mengelompokkan peserta ke dalam kelompok kecil, homogen, baik dari sisi gender, pendidikan, ekonomi dan usia dan kemudian dipilih ketua kelompok, diberi pembimbing dan pelatih.

Ketiga, pemberian pelatihan dasar. Pola pendidikan dalam pelatihan harus berfokus untuk melahirkan perubahan paradigma dan karakter masyarakat. Pada pelatihan ini juga diberikan konsep wirausaha seperti pembuatan usaha produktif, manajemen usaha, pengelolaan keuangan keluarga, pengelolaan keuangan usaha dan lain-lain. Pada pelatihan ini juga diberi penguatan secara agama sehingga melahirkan anggota yang berkarakter dan bertanggung jawab.

Keempat, pemberian dana. Dana diberikan setelah materi tercapai dan peserta dirasa telah dapat menerima materi dengan baik.Usaha yang telah direncanakan pun dapat dimulai. Anggota akan dibimbing oleh pembimbing dan mentor secara intensif sampai anggota tersebut mandiri untuk menjalankan usaha sendiri.

Keuntungan Distribusi Zakat Produktif

Pendistribusian zakat produktif, mulai dari proses seleksi, pelatihan dan bimbingan tentunya akan menghasilkan SDM yang tidak hanya berbeda dari pola fikir tetapi juga mandiri secara ekonomi. Adanya kedekatan antara sesama anggota kelompok, pembimbing dan mentor diharapkan melahirkan sikap solidaritas dan kebersamaan dalam berusaha.

Meningkatnya perekonomian anggota penerima zakat produktif tentunya akan diiringi dengan peningkatan pembayaran zakat ataupun infak dari anggota itu sendiri, sehingga secara tidak langsung zakat yang telah diberikan kepada mereka menjadi dana yang berkelanjutan (revolving fund). Keberhasilan anggota penerima zakat tersebut dalam peningkatan taraf ekonomi dapat menjadi motivator bagi masyarakat lainnya untuk dapat meraih keberhasilan yang serupa.


Faktor Penunjang

Pola distribusi zakat produktif tentu sangat berbeda dengan yang telah kita terapkan selama ini. Agar program ini dapat berhasil maka lembaga pengumpul zakat harus memiliki visi, misi, tujuan dan pola kerja yang jelas serta berorientasi terhadap pengembangan jangka panjang. Hendaknya organisasi memiliki kriteria penerima zakat yang jelas dan pendataan yang akurat agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak seharusnya mendapatkan santunan.

Perencanaan dan pelaksanaan pelatihan yang matang, pengadakan pendampingan yang intensif menjelang anggota benar-benar mandiri menentukan keberhasilan program ini. Pembimbing tidak hanya berfungsi teman berkeluh-kesah selama pelatihan tetapi juga sebagai negoisator dalam penawaran bisnis dan kebijakan publik dan dapat memberikan akses kepada anggota terhadap pengembangan usaha yang jauh lebih besar.

Adakah transparansi dan akuntabilitas pada lembaga pengelola zakat yang ada di Sumbar? Tanpa bermaksud mencurigai, namun saat ini masih jarang lembaga pengelola zakat yang menggunakan jasa akuntan publik untuk melakukan audit terhadap lembaga tersebut dan melaporkannya melalui media cetak. Padahal transparansi dan akuntabilitas lembaga merupakan sarana untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat. Jika lembaga tersebut mendapat kepercayaan masyarakat, maka bukan tidak mungkin lembaga tersebut dapat mengelola banyak program. Bukan hanya program pengentasan kemiskinan tapi juga peningkatan sumber daya manusia (pembangunan sekolah, pemberian beasiswa dan lain-lain).

Kelancaran pelaksanaan program ini tak terlepas dari bagaimana metoda yang digunakan dalam pengumpulan dana. Untuk mempermudah penggalangan dana digunakan metode pengumpulan zakat yang up to date seperti pembayaran zakat on-line, menggalang dana lewat email, sms, pengemasan, secara aktif mendatangi orang-orang yang berpotensi untuk berderma, melakukan campaign di berbagai media dan memperkenalkan lembaga dan program-programnya dengan cara presentasi, pembagian brosur ke berbagai instansi dan perusahaan.

Lembaga ini harus gencar dalam berbagai kegiatan seperti seminar, kegiatan amal, dan kegiatan lainnya gencar dilakukan dalam rangka positioning dan menumbuhkan brand image kepada masyarakat.

Kendala Penerapan Zakat Produktif

Bagaimanapun juga kita semua yakin bahwa pendistribusian zakat produktif ini akan dihadapkan pada masalah yang tidak sedikit. Ada sebuah kepuasan saat mendermakan uang untuk kegiatan keagamaan atau menderma untuk orang kampung sendiri. Anggapan pahala berderma untuk pembangunan masjid akan terus bergulir merupakan salah satu hambatan yang harus kita hadapi.

Mungkin kita bertanya-tanya, apakah syah seandainya zakat yang telah diberikan dikelola seperti yang kita bahas di atas? Bukankah sebaiknya zakat yang telah diberikan, harus secepatnya disalurkan?

Inilah sebuah wacana yang harus kita kaji, namun pemberian zakat yang diperuntukkan sebagai modal usaha ini telah dikenal di zaman nabi Muhammad SAW. Berdasarkan hadits : Imam Muslim dari Salim bin Abdillah bin Umar dari ayahnya mengungkapkan bahwa Rasulullah SAW memberikan zakat kepada seseorang lalu menyuruhnya untuk mengembangkannya atau disedekahkannya lagi. Sudah saatnya kita kita mengemas pendistribusian zakat ini dengan dengan cara yang berbeda, karena kebutuhan terhadap perbaikan pola fakir dan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan suatu usaha, adanya persaingan perdagangan, perkembangan teknologi dan sebagainya.

Hal terpenting yang merupakan agenda utama kita adalah merubah mindset masyarakat. Kita harus merubah paradigma bahwa ”berderma itu bukan hanya dengan menciptakan surga akhirat, tapi juga surga dunia”. Karena, Allah SWT tidak akan merubah suatu kaum, jika bukan kaum itu sendiri yang berusaha untuk berubah.
Readmore »»
Kanker mulut rahim merupakan penyakit kanker yang paling banyak diderita oleh wanita pada usia reproduksi di Indonesia. Berdasarkan data dari WHO, Indonesia merupakan negara dengan penderita kanker
mulut rahim NO.1 di dunia, dan 62% salah satunya diakibatkan oleh penggunaan produk pembalut yang tidak berkualitas!

Berdasarkan data yang ada di RSCM terdapat 400 pasien kanker leher rahim baru setiap tahun dan 66% dari total penderitanya berujung pada kematian. Mayoritas penderita datang dalam kondisi stadium lanjut. Tingkat kesadaran
deteksi dini masih rendah.

Cara pengecekan pembalut yang tidak higienis:
1. Sobek produk pembalut Anda, ambil bagian inti didalamnya.
2. Ambil segelas air putih. Usahakan gunakan gelas transparan sehingga lebih jelas.
3. Ambil sebagian dari lembaran inti pembalut Anda dan celupkan kedalam air tersebut. Aduk dengan sumpit.
4. Lihat perubahan warna air (karena kalo higienis dan bersih,seharusnya air akan tetap jernih).
5. Lihat apakah produk tersebut tetap utuh atau hancur sepertipulp.
Jika hancur dan airnya keruh, berarti Anda menggunakan produk yang
kurang berkualitas, dan banyak mengandung pemutih (byclean).
6. Dan dari produk yang kurang berkualitas tersebutlah yangsering
menyebabkan di bagian intim wanita selalu mengalami banyak masalah seperti, keputihan, Gatal-gatal, iritasi, dan lain-lain.

Produk yang kurang berkualitas tsb ternyata terbuat dari sampah2 kertas yang didaur ulang dan dibleaching atau dilakukan proses pemutihan dengan menggunakan bahan2 kimia yang mengandung klor.

Proses bleaching tsb menimbulkan senyawa baru yang dinamakan Dioxin. Pada saat darah haid jatuh ke permukaan pembalut, dioxin dilepaskan melalui proses penguapan, masuk melalui vagina diteruskan ke serviks atau mulut rahim kemudian ke uterus dan ovarium. Proses ini terus berlangsung setiap wanita mendapat haid dan memakai pembalut yang salah.

Penelitian di Amerika dan WHO menyatakan bahwa Dioxin dapat menyebabkan kanker. Tidak hanya di pembalut wanita, dioxin juga dapat ditemui di produk lain seperti baby diaper.

Untuk itu, waspadalah dengan produk pembalut yang anda pakai
Readmore »»
Oleh: Fitri Amelia

Ditulis di Depok, 14 Mei 2007



Manusia

Siapakah itu manusia?

…..Suatu zat yang terbentuk akibat berfusinya dua sel yang saling asing…….

Yang ke dalamnya ditiupkan ruh

Dan .......

Hidup !

Tuuullll……


Tapi kawan,

Terjadinya penggabungan dua sel asing itu tentulah tidak gampang bukan...?

Banyak pintu yang harus ia ketuk dan lalui

Agar si pemilik sudi mempersilahkannya berada di singgasana persemaian

Si “Sperm“ ini harus berjuang...terus....terus...


..“Itu dia pintu pertama“ ucapnya dengan riang….

Tok....tok...tok....

Spada......!

Tak ada jawaban....


Dengan was-was ia melihat ke kiri dan kanan

....Ough....

Betapa kagetnya ia ketika mengetahui begitu bayaknya orang lain disana

Yang berusaha untuk melalui corona radiata ini

Padahal….. Ia tahu betul, singgasana itu hanya untuk satu orang…

Orang yang unggul


“Aku harus mencari cara untuk masuk” tegasnya sambil berfikir

Segala cara ia lakukan

Dengan usaha yang keras akhirnya ia bisa masuk ke corona radiata

Tak hanya itu….!

Dialah yang paling pertama menembus runag berikutnya, zona pellucida

Dengan pesonanya….

Ia membuai Ovum, sang ratu, bahkan membuatkannya sebuah rumah

Rumah membran….Rumah berpagar tinggi, agar tak ada lagi yang bisa masuk


“Alhamdulillah….

Akhirnya kudapatkan juga singgasana ini”

Tak ayal, maka peleburan pun terjadi

Terjadinya konyugasinya dua material genetik dari dua sel yang berbeda itu tentunya bukan tanpa halangan

Pertentangan demi pertentangan terjadi

Namun,

Kompromi…..

Saling mengerti…..

Saling mengalah….

Adalah jawaban dari segalanya


Mereka menjadi dua sejoli yang tak terpisahkan lagi

Zygot, itulah nama kami

Hari demi hari kami lewati

Status kami telah meningkat menjadi morus

Kemudian,

Blastokista....Dan.....Embrio....

Hidup tak semudah membalikkan telapak tangan

Ternyata kami tidak ditakdirkan hidup hanya untuk diri kami saja

Kami diberi anugrah

Sebuah kemampuan untuk bertotipotents

Sebuah rezki yang membuat kami dapat berubah dan mengembangkan diri

Menjadi bagian-bagian yang mempunyai fungsi dalam tatanan lingkungan kami

Kami harus berusaha

Selalu berusaha....

Untuk menjadi “sesuatu“ yang bermanfaat


“Sudah selesaikah tugas kami Tuhan......?”


BELUM........


STATUS KALIAN BARU SEBUAH JANIN

AKU MEMBERIKAN PENGHARGAAN KEPADA KALIAN

PENINGKATAN STATUS

YA.....PENINGKATAN STATUS

PENINGKATAN STATUS MENJADI MANUSIA


“Oh, Tuhan .......... Tuhan Kami Yang Maha Esa.............................!“



Daftar Istilah:

Sperm = sperma

Ovum = sel telur

corona radiata = Lapisan terluar sel telur

zona pellucida= lapisan kedua sel telur

“Rumah membran” alias membran terbentuk saat terjadinya kontak antara kepala sperma dengan permukaan sel telur. Membran ini berfungsi untuk mencegah masuknya sperma lain ke dalam sel telur

Zygot, Morus, Blastokista dan Embrio= tahapan-tahapan pembentukan janin

Totipotents = kemampuan untuk menjadi semua organ tubuh dan menjadi organisme lengkap




This poetry made by Fitri for my lovely syster yang hari ini lagi ultah.

Happy B’ Day Honey…..

Hidup itu memang tidak gampang….

Ingatlah yang selalu berulang-ulang uni ucapkan :

Yang terpenting ...sekali komitmen itu terucapkan....

Berusahalah untuk menepatinya....

Saling mengerti....berkomunikasi....dan mau mengalah untuk saling maju..Kenapa tidak?

Readmore »»
Penyakit saat ini penyakit maag merupakan penyakit trend dan tak memandang status. Mulai dari orang tua, anak muda sampai anak kecil, orang kaya maupun masyarakat kalangan ekonomi lemah. Pada umumnya penyakit ini disebabkan oleh meningkatnya produksi asam lambung. Namun, berdasarkan penemuan terbaru, ada penyebab lain dari penyakit menahun ini yaitu bakteri Helicobacter pylori.

Sekilas tentang Helicobacter pylori.

Bakteri ini sering dikaitkan dengan gangguan lambung atau maag, serta ulkus (tukak). Panjang H. pylori 2 - 3 mikron dan lebarnya 0,5 mikron. Bentuknya seperti spiral berekor diselubungi lapisan mirip rambut atau flagela. Dalam keadaan tidak aktif, makhluk ini berubah bentuk menjadi cocoid yang berlindung dalam kapsulnya. Begitu keadaan memungkinkan baginya untuk aktif, dengan gesitnya ia bergerak. Ia bersarang dan berkembang biak dalam lapisan mukus perut, dalam suasana asam tinggi.

Bakteri ini dapat hidup dengan makmur karena sel-sel jaringan mukus dalam lambung terdapat urea dan hemin.Bakteri ini dapat merombak urea menjadi amonia dan karbon dioksida.

Gejala pengidap H. pylori mirip dengan penderita sakit maag biasa, yakni mual, kembung dan nyeri. Hanya bedanya berulang kali penyakitnya kambuh (kronis). Pada kasus lebih parah, penderita bisa muntah atau berak darah. Ini menandakan, penderita sudah menderita tukak lambung atau tukak usus dua belas jari (duodenum).

Penularan

Bakteri ini dapat menular melalui ludah atau faeses yang masuk melalui mulut. Diantaraaktivitas yang dapat menularkannya adalah melalui penggunaan gelas, sendok, atau piring makan secara bersama-sama, atau makanan yang kurang higienis.

Penanganan Bakteri

Pada awalnya, pemberantasan penyakit ini dilakukan dengan pemberian obat triple(three-drug treatment) yakni tetracyline(TC), metronidazole (MNZ), dan amoxicilin (AMPC) atau clarithromycin (CAM). Namun, pengobatan ini memberikan efek berupa reaksi alergi kulit, nyeri lambung, atau reaksi alergi lain karena menelan 3 jenis obat dalam sekali minum.

Belakangan ini, Jepang mencoba kombinasi PPI-(dua kali dosis biasa) - AMPC (1.500 mg) - CAM (400 - 800mg). Selama eradikasi dilakukan, semua obat antibakteri dihentikan selama empat minggu sebelum dilakukan tes 13C-urea bakteri. Kombinasi PPI dan AMPC selama dua minggu ternyata berhasil membasmi H. pylori sampai 70%. Dari hasil itu, hanya 15 - 19% yang kambuh.

Ditemukannya obat antibakteri ini tentunya melegakan kita, namun muncul masalah lainnya, kalau sang bakteri mengalami resistensi, maka harus dicari obat kombinasi lain lagi untuk membasminya.

Apakah penyakit lambung yang anda alami diakibatkan oleh naiknya asam lambung atau akibat bakteri pylori? Mari kita periksa secara lebih teliti. Penyakit maag memang merupakan penyakit umum yang biasanya dapat disembuhkan dengan obat jenis antasid. "Tapi kalau setelah dua minggu diobati penyakitnya tidak juga sembuh, jangan segan-segan untuk memeriksakan diri kembali”




Readmore »»
0leh: Fitri Amelia, S.Si


Daerah pantai Sumatera Barat terkenal memiliki Sumber Daya Alam yang cukup melimpah, baik di daratan (terestial) maupun di lautan. Ekosistem wilayah pesisir dan lautan Sumatera Barat meliputi perikanan, mangrove (hutan bakau), terumbu karang, padang Iamun dan rumput laut. Keindahan bentuk dan ekosistem yang ada di sekitar terumbu karang menjadi salah satu pariwisata bahari yang cukup digemari oleh wisatawan.


Terumbu karang adalah terumbu pantai (freeging reef) yang mempunyai kedalaman berkisar antara 7–10 meter. Daerah zonasi terumbu karang meliputi flat bagian atas, daerah tubir yang menghadap ke laut dan lereng terumbu. Terumbu karang berfungsi sebagai makanan ikan dan biota laut lainnya karena mengandung protein yang tinggi, tempat bertelur dan berkembangbiaknya biota laut terutama ikan, penghasil oksigen bagi biota laut, sumber obat-obatan alami, dan dapat dimanfaatkan sebagai laboratorium alam untuk pendidikan dan penelitian. Selain itu kehadiran terumbu karang dapat mengurangi laju abrasi pantai.


Namun sayang, beberapa tahun terakhir ini potensi tersebut mulai mengalami kehancuran. Kondisi terumbu karang yang ada di perairan Sumatera Barat sudah sangat parah sekali yang diawali dengan terjadi pemutihan massal pada tahun 1997. Gejala pemutihan ini disebabkan oleh faktor alam seperti terjadinya pemanasan global atau penurunan suhu yang drastis dari kondisi normal (17oC-30oC), elnino, letusan gunung berapi, dan tsunami.


Kondisi ini bertambah parah akibat aktivitas manusia yang tidak memperdulikan kelestarian lingkungan. Padahal banyak nilai tambah yang bisa didapatkan bila kondisi lingkungan dijaga dengan baik. Pengeboman terumbu karang, penggunaan racun (sianida dan potasium) untuk menangkap ikan, eksploitasi terumbu karang besar-besaran untuk keperluan bangunan, penebangan mangrove dan peningkatan kekeruhan (sedimentasi) perairan mempercepat terjadinya kerusakan ekosistem terumbu karang.


Rendahnya minat masyarakat terhadap kelestarian lingkungan terutama terhadap ekosistem terumbu karang salah satunya disebabkan oleh tidak ada undang-undang perlindungan terumbu karang, kurangnya law enforcement dan pengawasan wilayah perairan belum intensif.


Tingkat kerusakan terumbu karang sudah sangat mengkhawatirkan. Kondisi ini harus kita perhatikan, karena perbaikan dan rehabilitasi terumbnu karang membutuhkan waktu yang lama. Di dalam terumbu karang terdapat karang keras dan lunak yang terbentuk oleh adanya zat kapur yang dihasilkan oleh binatang karang. Melalui proses yang lama binatang karang yang kecil (polyp) membentuk koloni karang yang kental yang lama-lama membentuk terumbu karang yang besar. Proses ini membutuhkan waktu yang lama. Pertumbuhan normal terumbu karang diperkirakan sekitar satu milimeter/bulan sedangkan pertumbuhan melalui teknologi tinggi atau transpalasi yang membutuhkan biaya yang sangat besar hanya menghasilkan pertambahan tinggi sekitar satu sampai dua sentimeter/bulan. Dapat kita bayangkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan keadaan terumbu karang Sumatera Barat seperti sedia kala.


Untuk penyelamatan terumbu karang dibutuhkan penanganan yang serius dari berbagai lapisan baik pemerintah maupun masyarakat, diantaranya: dari berbagai lapisan baik pemerintah maupun masyarakat, diantaranya: pertama, perlunya engembangan ekonomi berbasis masyarakat. Selama ini metoda yang cenderung dikembangkan dalam pengelaan lingkungan adalah berfaham ekofasis, yaitu berupa pelestarian spesies tanpa memasukkan unsur manusia sehingga upaya konservasi tidak mendapatkan dukungan dari masyarakat justru mendapat pertentangan. Pelestarian pengembangan ekonomi kawasan pesisir seperti budi daya laut pariwisata membutuhkan investasi yang cukup besar. Untuk itu pemerintah perlu mencari pola-pola pengembangan yang menguntungkan semua pihak. Seharusnya pemerintah membatasi usaha pengeksploitasian ikan melalui penyediaan wilayah tangkap bebas dan berusaha muntuk membuat suatu kegiatan yang mampu menciptakan pendapatan alternatif yang menarik masyarakat. Usaha itu merupakan salah satu cara untuk membangun ekonomi berbasis masyarakat. Kedua, mebuat suatu kebijakan berupa undang-undang yang mendorong terciptanya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeliharaan alam. Terakhir, dan yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga keseimbangan ekosistem terumbu karang tersebut tentunya dengan tidak adanya eksloitasi ikan secara berlebihan, menjaga panas perairan pada suhu 20oC-35oC, tersedianya cahaya yang cukup untuk proses fotosintesis, dan tidak terjadi kekeruhan serta menjaga tingkat salinitas air antara 32-35%.


Pemeliharaan lingkungan terutama ekosistem terumbu karang bukanlah hal yang mudah, namun bukan pula sesuatu hal yang tidak mungkin jika kita semua mau menyadari arti pentingnya terumbu karang bagi kita dan kelangsungan hidup biota laut lainnya.
Readmore »»
Membaca seharusnya menjadi kekuatan bangsa ini dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Membaca merupakan suatu langkah pasti dalam menguasai kemampuan lain di dunia ini. Dan seharusnya itu membaca menjadi gaya hidup yang menyenangkan.

Anda pernah melihat film ”Fahrenheit 9/11”, dimana George W. Bush bengong pada saat menara kembar World Trade Center rubuh pada serangan 11 September 2001? Film ini meraih penghargaan film terbaik pada festival film Cannes 2004. Namun yang sangat menarik pada tayangan itu adalah pada saat rubuhnya WTC tersebut Bush sedang berada di sebuah ruang TK, dimana pada dindingnya terpampang suatu tulisan: MEMBACA MEMBUAT NEGERI KITA BESAR. Tulisan dinding itu membuat saya takjub! Begitu bersemangatnya mereka terhadap kemajuan, sehingga kebiasaan membaca telah ditanamkan dari semenjak dini.


Bisakah Indonesia seperti itu? Pada kenyataannya sekarang, sekarang masih jauh panggang dari apinya, karena membaca belum menjadi kekuatan yang dimiliki bangsa ini.


Dalil Berbicara dan Beramal dengan Ilmu

Allah berfirman (QS Al-Isra': 36) : "Dan janganlah engkau ikuti apa yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang-nya, sesungguhnya pendengaran, pengelihatan dan hati semuanya itu akan di tanya"

Imam Syafi'i juga berkata: "Barangsiapa yang menginginkan dunia maka hendaklah dengan ilmu, barangsiapa yang menginginkan akhirat maka hendaklah dengan ilmu, dan barangsiapa yang menginginkan duanya maka hendaklah dengan ilmu." (Al-Majmu', Imam An-Nawawi).


Persiapan Membaca
Membaca, bagi sebagian orang merupakan hal yang membosankan dan dianggap sulit. Padahal kegiatan ini merupakan hal yang sangat penting dalam tuntutan dalam menuntut ilmu. Untuk dapat meningkatkan kemampuan membaca ada beberapa hal yang harus kita lakukan:

Mengubah Mindset dan Berkomitmen untuk Berubah
Pola fikir negatif selalu menghalangi kita untuk melakukan sesuatu, maka kita harus menghilangkannya. Kita harus dapat meyakinkan diri kita bahwa dengan banyak membaca, maka kita akan dapat menjadi lebih cerdas dan lebih tuff.

Buatlah Diri Kita Senyaman dengan Aktivitas Membaca

Kenyamanan dalam membaca bagi setiap orang sangat relatif. Kondisi lingkungan pada saat membaca diusahakan jauh dari kebisingan untuk lebih meningkatkan konsentrasi dan kenyamanan. Disamping itu, kita dapat menggunakan musik-musik instrumen yang dapat menstimulasi otak kita.

Membaca pada Waktu Optimum

Waktu optimum adalah dipagi hari pada saat bangun tidur, sekitar pukul 04.00-05.30 WIB. Karena kita telah mengistirahatkan otak sejenak (tidur), otak kita menjadi keadaan fresh dan belum terkontaminasi oleh masalah-masalah. Disamping itu, kegiatan ini patut untuk dilestarikan disamping dapat meningkatkan kemampuan membaca, juga dapat melatih kita untuk shalat malam,tahajjud. Beramal dan menuntu ilmu, insyaallah akan berkah.

Berolahraga
Olah raga dapat memberikan akses kepada paru-paru untuk meningkatkan kadar oksigen sehingga memperlancar aliran darah dari vena-vena di daerah perut menuju ke jantung dan sebaliknya, memicu pembentukan anti bodi IgM dan IgG sehingga daya tahan tubuh menjadi meningkat, serta merangsang pusat keseimbangan otak.


Trik Membaca Cepat


Gunakan pointer

Pointer membantu mata kita untuk fokus pada bacaan yang sedang dibaca. Anda bisa menggunakan bantuan jari atau benda lain sebagai penunjuk.

Membaca Ide yang Terkandung dalam Bacaan dan Membaca Aktif

Usahakanlah pada saat membaca kita hanya mencari ide pokok tentang tulisan itu, bukan menghafal isi. Membaca aktif dalam artian, pada saat kita membaca, kita selalu berusaha untuk bertanya 5W1H (Who, What, Where, When, Why, dan How)


Sebetulnya ada banyak hal yang dapat meningkatkan kemampuan membaca. Untuk itu saya sarankan teman-teman membaca buku-buku yang terkait dengan hal ini, seperti Quantum Learning-nya Bobbi D. Potter, Reading Revolusion, dan buku lainnya.


Membangun kebiasaan membaca bukanlah hal yang mudah, namun bukan pula sesuatu hal yang tidak mungkin jika kita semua mau menyadari arti pentingnya membaca dan menguasai ilmu pengetahuan bagi kita dan kelangsungan bangsa kita.


SUKSES UNTUK KITA SEMUA!


Mohon saran dan kritik yang membangun, yang dapat merubah kita untuk menjadi lebih baik dari yang sebelumnya Readmore »»